Hari Pendidikan Nasional, Mahasiswa UMMA ‘Hijaukan’ Jalanan Maros dengan 3.000 Bibit Gratis!

MAROS — Ada aksi berbeda di depan Kampus I Universitas Muslim Maros (UMMA) pada Sabtu (2/5/2026). Ratusan pengendara dan warga yang melintas mendadak memperlambat laju kendaraan mereka. Bukan karena razia, melainkan karena aksi heroik mahasiswa Fakultas Pertanian, Peternakan, dan Kehutanan (FAPERTAHUT) UMMA yang membagikan 3.000 bibit pohon secara gratis!

Aksi peduli lingkungan ini digelar khusus dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Tak sekadar bagi-bagi tanaman, para mahasiswa juga turun ke jalan melakukan sosialisasi dan membagikan brosur edukasi untuk mengajak masyarakat Maros lebih peduli terhadap isu penghijauan.

Antusiasme Warga Meledak
Aksi hijau para mahasiswa ini langsung disambut antusiasme luar biasa dari warga sekitar dan para pengguna jalan. Hanya dalam waktu singkat, ribuan bibit yang disiapkan ludes dibawa pulang warga yang gemar berkebun.

Adapun rincian 3.000 bibit pohon berkualitas yang dibagikan meliputi:

  • 1.000 batang Pucuk Merah (untuk estetika pekarangan)
  • 1.000 batang Jambu Kristal (untuk tanaman produktif)
  • 900 batang Ketapang Kencana (untuk peneduh jalan)
  • 100 batang Daun Salam (untuk tanaman herbal/bumbu)

Usut punya usut, bibit-bibit unggul ini merupakan dukungan penuh dari Persemaian Permanen Bone dan Maros I, yang berada di bawah naungan Balai Perbenihan Tanaman Hutan Wilayah II. Dengan kualitas bibit yang prima, diharapkan gerakan penghijauan di wilayah Maros ini dapat tumbuh berkelanjutan.

Pendidikan Bukan Cuma di Dalam Kelas
Selain membawa pulang tanaman, masyarakat juga dibekali brosur informasi mengenai profil dan program studi FAPERTAHUT UMMA. Melalui momen ini, mahasiswa ingin membuka mata generasi muda Maros bahwa sektor pertanian, peternakan, dan kehutanan punya peluang masa depan yang sangat menjanjikan.

Dekan FAPERTAHUT UMMA, Andi Khairil A. Samsu, menegaskan bahwa esensi dari Hari Pendidikan Nasional harus menyentuh masyarakat secara langsung.

“Momentum Hari Pendidikan Nasional kami maknai tidak hanya sebagai peningkatan kapasitas akademik di dalam kelas, tetapi juga sebagai bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat, sekaligus ajang memperkenalkan dunia kampus kepada publik,” ujar Andi Khairil.

Lewat aksi kreatif ini, mahasiswa UMMA berhasil membuktikan bahwa memperingati Hardiknas bisa dilakukan dengan cara yang berdampak langsung bagi bumi. Selamat Hari Pendidikan Nasional, mari menanam untuk masa depan yang lebih hijau!

Previous Article

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *