TOPMA 2026 Selesai, HIMAGRO FAPERTAHUT UMMA Kukuhkan Enam Anggota Muda Berkarakter SIGAP
Training Organisasi Profesi Mahasiswa Agroteknologi (TOPMA) 1 Himpunan Mahasiswa Agroteknologi Fakultas Pertanian, Peternakan dan Kehutanan Universitas Muslim Maros (HIMAGRO FAPERTAHUT UMMA) Tahun 2026 resmi selesai pada Ahad, 11 Oktober 2026 yang ditandai dengan tiga ketukan palu oleh koordinator steering committe, Aswadi Hamid, S.P didampingi anggota, Muh. Yusran Ramadhan, S.P., dan Sukmawati, S.P.
Kegiatan yang berlangsung di Pattunuang, Maros selama tiga hari, sejak Jumat, 9 Oktober 2026, tersebut menjadi momentum penguatan karakter, kapasitas organisasi, dan persaudaraan mahasiswa Agroteknologi FAPERTAHUT UMMA melalui pengukuhan enam anggota muda.
Mengusung tema “Membangun Kader HIMAGRO yang SIGAP (Solid, Inovatif, Bertanggung Jawab, dan Produktif),” TOPMA 1 dirancang sebagai ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengenal jati diri organisasi, mengasah kemampuan berpikir kritis, serta menumbuhkan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan ini mempertemukan lintas angkatan keluarga besar HIMAGRO FAPERTAHUT UMMA. Senior angkatan 2020, 2021, 2022, dan 2023 turut membersamai proses pengkaderan, sementara angkatan 2024 dan 2025 bertindak sebagai panitia pelaksana yang diketuai oleh Resky Amelia dan angkatan 2026 mengikuti kegiatan sebagai peserta.
Beragam materi dibekalkan kepada peserta, mulai dari Orientasi Nilai Ideologis dan Kaderisasi, Sejarah HIMAGRO, Kemahasiswaan, Keorganisasian, Kepemimpinan, Retorika, Analisis SWOT, Metode Persidangan, Manajemen Aksi, Motivasi Berlembaga, hingga Harmonisasi Ber-HIMAGRO. Rangkaian materi tersebut diharapkan menjadi bekal bagi kader untuk memahami dinamika organisasi sekaligus mampu mengambil peran secara aktif dan bertanggung jawab.
Enam mahasiswa yang dikukuhkan sebagai anggota muda HIMAGRO FAPERTAHUT UMMA Periode 2026–2027 adalah Arham Dwi Saputra, M. Arif, Jaya Wijaya, Nur Fadilah, Naeli dan Safira.
Koordinator Steering Committee TOPMA I 2026, Aswadi Hamid, S.P., yang juga merupakan Ketua Umum HIMAGRO FAPERTAHUT UMMA periode 2024–2025, menegaskan bahwa keberhasilan TOPMA tidak semata-mata diukur dari terlaksananya kegiatan atau pengukuhan anggota, tetapi juga dari nilai-nilai yang dipahami dan mampu diterapkan dalam kehidupan berorganisasi.
“Melalui TOPMA 1 HIMAGRO FAPERTAHUT UMMA, kami berharap lahir kader-kader yang tidak hanya memahami dinamika organisasi, tetapi juga memiliki integritas, kreativitas, rasa tanggung jawab, dan semangat kolaborasi,” ungkap Aswadi Hamid.
Menurutnya, nilai SIGAP harus diwujudkan dalam tindakan nyata. Solid berarti menjaga kebersamaan dan kekompakan; Inovatif berarti melahirkan gagasan dan karya bermanfaat; Bertanggung Jawab berarti menjalankan amanah dengan sungguh-sungguh; sedangkan Produktif berarti aktif berkegiatan dan memberikan kontribusi nyata bagi organisasi.
Momentum pengukuhan juga ditandai dengan ikrar anggota muda untuk menjunjung tinggi nilai keislaman, moralitas, integritas, dan etika akademik; menjaga kekeluargaan, solidaritas, serta loyalitas yang bertanggung jawab; mengembangkan pola pikir kritis, kreatif, dan inovatif; menjaga nama baik HIMAGRO; serta berperan aktif dalam kegiatan himpunan, pengembangan ilmu Agroteknologi, dan pengabdian kepada masyarakat.
Lebih dari sekadar proses pengkaderan, TOPMA 1 2026 menjadi langkah awal bagi anggota muda HIMAGRO FAPERTAHUT UMMA untuk bertumbuh sebagai insan akademis yang berkarakter, mampu bekerja sama, dan siap menghadapi tantangan pertanian masa depan. Dari ruang organisasi, semangat SIGAP diharapkan tumbuh menjadi kontribusi nyata bagi kemajuan pertanian dan ketahanan pangan Indonesia.
Laporan: Aswadi Hamid, S.P.
