UMMA Raih Penghargaan Ke-4 Terbanyak untuk PKM Didanai LLDikti Wilayah IX

MAROS – Universitas Muslim Maros (Umma) kembali membuktikan tajinya di panggung pendidikan tinggi Sulawesi. Dalam seremoni penandatanganan kontrak hibah yang digelar Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IX pada Senin (11/05), Umma sukses mengamankan posisi sebagai peringkat keempat terbanyak untuk jumlah proposal Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang didanai tahun ini.

Prestasi ini menempatkan Umma sebagai salah satu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) paling aktif dan berdampak di Wilayah IX. Tidak hanya itu, kejutan manis juga datang dari sektor riset; tercatat 5 proposal penelitian dosen berhasil lolos pendanaan—sebuah lompatan besar dibandingkan capaian tahun-tahun sebelumnya.

Tren Positif: Bukan Sekadar Angka
Hadir langsung dalam penandatanganan kontrak, Rektor Umma, Bapak Muhammad Izzdin Idrus bersama jajaran Ketua LPPM, menunjukkan dukungan penuh institusi terhadap kreativitas dosen. Meski angka 5 proposal penelitian belum masuk dalam pemeringkatan khusus, grafik pertumbuhan ini menjadi sinyal kuat bahwa kualitas riset di lingkungan Umma sedang berada dalam jalur “hijau”.

“Capaian ini bukan titik akhir, melainkan bahan bakar bagi kita semua untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” tegas Rektor Izzdin Idrus dengan nada optimis.

Strategi ‘Jemput Bola’ Lewat Coaching Clinic
Menanggapi “panen” hibah ini, Ketua LPPM Umma telah menyiapkan amunisi baru untuk menjaga momentum prestasi tersebut. Pihak kampus berkomitmen untuk lebih agresif dalam memfasilitasi para dosen melalui:

  • Coaching Clinic Intensif: Pendampingan personal untuk mempertajam ide penelitian.
  • Workshop Strategis: Bedah kualitas proposal agar sesuai dengan standar nasional.
  • Bimbingan Teknis (Bimtek): Memastikan teknis administrasi dan metodologi penelitian semakin solid.

Menatap Kancah Nasional
Dengan semangat sinergi antara pimpinan universitas dan tenaga pendidik, Umma kini tidak lagi hanya menjadi penonton di level regional. Fokus utama ke depan adalah menghasilkan inovasi berkualitas yang mampu menjawab tantangan nyata di tengah masyarakat.
Langkah ini mempertegas posisi Umma sebagai kampus yang tidak hanya fokus pada teori di ruang kelas, tetapi juga aktif menyebarkan manfaat langsung lewat aksi nyata di lapangan. Selamat untuk Umma!

Previous Article

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *