15 Mahasiswa Agroteknologi FAPERTAHUT UMMA Siap Ikuti Wisuda, Dr. Andi Herwati, S.P., M.Si : Jangan Lupakan Almamater, Terus Belajar dan Berkarya
Sebanyak 15 mahasiswa Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Peternakan dan Kehutanan, Universitas Muslim Maros (FAPERTAHUT UMMA), dijadwalkan mengikuti wisuda pada Kamis, 22 Oktober 2026 mendatang. Momen ini menjadi penanda berakhirnya perjalanan akademik sekaligus awal pengabdian mereka sebagai sarjana pertanian dengan gelar Sarjana Pertanian (S.P.).
Menjelang hari bersejarah tersebut, Ketua Program Studi Agroteknologi FAPERTAHUT UMMA, Dr. Andi Herwati, S.P., M.Si., menyampaikan pesan dan harapan kepada para calon alumni agar tidak hanya mengejar kesuksesan pribadi, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, daerah, dan pembangunan pertanian Indonesia.
Saat dimintai tanggapan pada Rabu, 14 Oktober 2026, dosen yang akrab disapa Doktor Hera itu menegaskan bahwa gelar sarjana hendaknya menjadi awal untuk berkarya, berinovasi, dan menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitar.
“Jadilah sarjana pertanian yang membanggakan, mampu menciptakan peluang kerja, mengembangkan usaha di bidang pertanian, serta mendorong pertanian yang produktif, berkelanjutan, dan berdaya saing,” pesan Dr. Andi Herwati.
Menurutnya, tantangan sektor pertanian ke depan membutuhkan generasi muda yang tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki kreativitas, kemandirian, dan keberanian untuk menciptakan peluang. Lulusan Agroteknologi diharapkan mampu mengambil peran dalam pengembangan usaha pertanian, pemberdayaan masyarakat, hingga penerapan teknologi untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.
Jangan Lupakan Almamater UMMA, Terus Belajar dan Berkarya
Selain menekankan pentingnya kontribusi di tengah masyarakat, Doktor Hera juga berharap hubungan silaturahmi antara alumni dan almamater tetap terjaga meskipun para mahasiswa telah menyelesaikan pendidikan di bangku kuliah.
“Jangan melupakan kampus tempat kalian bertumbuh dan berproses. Jadilah bagian dari keluarga besar Agroteknologi FAPERTAHUT UMMA yang terus saling mendukung, berkolaborasi dan menginspirasi,” ungkap Dr. Andi Herwati.
Ia mengaku bangga dan bersyukur melihat para mahasiswa yang telah berhasil menyelesaikan perjalanan akademiknya. Berbagai proses yang dilalui selama perkuliahan, menurutnya, merupakan bekal penting untuk menghadapi dinamika dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat.
“Kami merasa bangga dan bersyukur melihat para mahasiswa yang telah menyelesaikan perjalanan akademiknya dan kini resmi menjadi alumni Program Studi Agroteknologi. Setiap proses yang telah dilalui tentu memberikan pengalaman, pembelajaran, dan kenangan tersendiri. Kami berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama kuliah dapat menjadi bekal berharga untuk menghadapi tantangan di dunia kerja maupun di tengah masyarakat,” ujarnya.
Doktor Hera juga berpesan agar para calon alumni senantiasa menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi etika, integritas, dan profesionalisme di mana pun berada. Ia mengingatkan bahwa proses belajar tidak berhenti setelah wisuda, melainkan harus terus berlanjut seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya di bidang pertanian.
Baginya, lulusan perguruan tinggi harus mampu menjadi generasi yang kreatif, inovatif, mandiri, serta hadir membawa solusi atas berbagai persoalan pertanian.
Di antara para calon wisudawan, Ketua Prodi Agroteknologi FAPERTAHUT UMMA, Dr. Andi Herwati, S,P., M.Si., juga menyampaikan apresiasi khusus kepada Aswadi Hamid, S.P. Ia mengungkapkan kebanggaannya terhadap mahasiswa tersebut yang dinilai tidak hanya menunjukkan prestasi akademik, tetapi juga memiliki kedisiplinan, tanggung jawab, sikap santun, dan semangat untuk terus berkembang.
“Khusus untuk Aswadi Hamid, sebagai Ketua Program Studi, saya merasa sangat bangga memiliki mahasiswa teladan dan andalan yang tidak hanya menunjukkan prestasi akademik, tetapi juga memiliki kedisiplinan, tanggung jawab, sikap santun, serta semangat untuk terus berkembang. Mahasiswa seperti inilah yang menjadi kebanggaan program studi dan inspirasi bagi mahasiswa lainnya,” tutur Dr. Andi Herwati.
Apresiasi tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan mahasiswa tidak semata-mata diukur dari pencapaian akademik, tetapi juga dari karakter, etika, dedikasi, dan kontribusi selama menjalani proses pendidikan.
Laporan : Aswadi Hamid, S.P.
