Workshop Pengelolaan dan Pemanfaatan Hasil Penelitian

Universitas Muslim Maros. Lembaga Ilmu Pemgetahuan Indinesia (LIPI) kerjasama Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muslim Maros (FKIP UMMA). Menyelenggarakan Workshop Pengelolaan dan Pemanfaatan Hasil Penelitian di Kampus 1 UMMA, Selasa, 2 Oktober 2018. Workshop dibuka Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Muhammad Nurjaya S.Sos., M.Si.Dalam sambutannya, Nurjaya menyampaikan betapa penting bagi para dosen mengembangkan diri dengan melakukan inovasi melalui penelitian. Selanjutnya hasil penelitian itu dipublikasi kepada khalayak agar dapat memberi kontribusi pada masyarakat. Sebagai bentuk pertanggungjawaban ilmiah seorang dosen.
Hadir jadi pemateri adalah Ir. Minta Rachmawati (humas Lipi), Syaeful Afandy (Kasubbid.Pangkalan Data dan Teknologi Informasi LIPI). Dr. H. Suhartina, M.Hum Ketua LPPM UMMA. Worshop pengelolaan hasil pemelitian dipandu oleh Dr. Ahdan Sinilele sekretaris LPPM UMMA.
Acara dihadiri pimpinan dalam lingkup UMMA dan Sekretariat LIPI Sri Sulistiawati, ketua panitia Nirfayanti, S.Si., M. Pd. Diikuti perguruan tinggi negeri dan swasta dari Makassar, Maros dan Pangkep sebanyak 75 orang peserta.
Pemateri pertama, Dr. Suhartina memaparkan strategi pengembangan Jurnal ilmiah di UMMA dengan pembukaan pengelolaan jurnal pada 15 prodi, pascasarjana dan jurnal tingkat universitas. Dengan demikian para dosen dapat mempublikasi hasil penelitian pada jurnal ilmiah yang tersedia.
Pemateri LIPI Minta Rachmawati memaparkan Kerjasama Pemanfaatan informasi ilmiah untuk Penguatan Kapasitas Lembaga.
Diharapkan hasil penelitian para dosen dapat menjadi sesuatu yang sangat berdayaguna bagi dosen sendiri dan bagi lembaga jika hasil penelitian itu dikelola dengan baik. Melalui kerjasama berbagai pihak, dalam hal ini LIPI sebagai lembaga bertanggung jawab dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia.
Pemateri LIPI lainnya, Syaeful Afandy memaparkan Kebijakan dan strategi Pengelolaan Jurnal Elektronik.
Paradigma pengelolaan jurnal ilmiah mengalami perkembangan yang sangat cepat, sehingga tidak bisa lagi mengandalkan pada jurnal ilmiah dengan memanfaatkan media cetak, tapi juga sudah harus bergeser kepada jurnal ilmiah e jurnal dan jurnal elektronik. Bahkan bagi para pengelola jurnal diharapkan mengembangkan jurmal dengan tiga model sekaligus untuk memudahkan dalam proses akreditasi.
Menurut Syaeful, LIPI menerima artikel hasil penelitian lebih dari seribu setiap hari sehingga dituntut strategi pengelolaan yang tepat agar hasil-hasil penelitian para dosen dan para peneliti dapat berdayaguna dan berhasil guna. Pada akhirnya, Ahdan memberikan catatan agar kepada semua perguruan tinggi peserta workshop dapat memanfaatkan momen penting ini. Menjalin kerjasama dengan LIPI untuk pengembangan diri para dosen dan penguatan lembaga perguruan tinggi masing-masing dengan mengakses sebanyak-banyaya informssi yang tersedia di LIPI.

Previous Article
Next Article

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.